Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur

Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur – Coban merupakan kata lain dari air terjun. Sementara Rondo yang berarti Janda.

Karna nama air terjun yang berada di kecamatan Pujon kabupaten Malang itu sarat denhan legenfa yang Berkembang di masyarakat setempat.

Awal mula berasal dari sepasang pengantin baru pengantin tersebut bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan suaminya Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmara.

Waktu usia pernikahan nya telah mencapai 36 hari/di kenal dengan istilah selapan, Dewi Anjarwati ini mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmara.

Tetapi sempat di larang oleh orang tuanya untuk pergi, namun ke duanya bersikeras untuk melanjutkan ke inginanya.

Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur

Akhir nya sesampai di tengah perjalanan,mereka bertemu dengan Joko Lelono.

Joko Lelono ini yang tidak jelas asal usulnya tepesono dengan kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha untuk merebutnya dari tangan Raden Baron.

Dan perkelahian pun terjadi,Raden Baron meminta agar Dewi Anjarwati di sembunyikan ditempat yang ada air terjunnya.

Dan perkelahian sengit pun terjadi antara Joko Lelono dan Raden Baron selama tiga hari tiga malam, Hingga akhir nya keduanya sama-sama meninggal.

Semenjak saat itu Dewi Anjarwati berstatus menjadi Janda atu Rondo.

Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur

Tempat air terjun Dewi Anjarwati menunggu suaminya itu pun telah diberi nama Coban Rondo yang berarti air terjun janda.

Batu besar yang berada di bawah air terjun itu Konon merupakan tempat duduk Dewi Anjarwati sembari menunggu suaminya.

Dan kini lokasi air terjun yang berada di kawasan perhutani telah menjadi lokasi wisata yang digemari oleh masyarakat.

Di balik penemuan air terjun tersebut, tidak ada petunjuk khusus yang menjadi bukti.

Cerita yang melatari air terjun itu pun dikenal sebagai Legenda yang berkembang di masyarakat setempat.

Sugeng berkata air terjun itu dibuka sebagai tempat wisata dari tahun 1980 an.

Terus pada tahun 2002, tempat wisata itu pun di kelolah oleh PT Palawi Risorsis, sebuah perusahaan di bawah perhutani yang berkonsentrasi terhadap Wisata.

Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur

Dari loket masuk,tidak sulit untuk mencapai air terjun tersebut.

Pengunjung tinggal memacu kendaraanya kurang lebih 4 km.

Sesampainya di lokasi parkir kendaraan,pengunjung bisa tinggal berjalan kaki sekitar 200 meter untuk menemukan air terjun setinggi 75 meter itu.

Kalau disini yang unggul wisata alamnya,keindahan alamnya dan udara yang masih sangat bersih.

Suasana gemercik air yang membuat senang sekali.

Pengelola terus berinovasi untuk mengembangkan lokasi wisata tersebut.

Pihak penggelola sudah membangun wahana lain yang bisa dinikmati para pengunjung selain ke air terjun.

Seperti taman kelinci,taman labirin,play ground,flying fox,segway,ATV,wisata berkuda dan camping ground.

Kata Sugeng kebanyakan pengunjung berasal dari Jakarta, Jawa barat, Surabaya, Yogyakarta.

Kalau yang mancanegara dari Malaysia, Arab dan negara di Eropa.

Sekian pembahasan mengenai Air terjun Coban Rondo Malang Jawa Timur, Semuga bermanfaat.

Leave a Comment